Tuesday, May 9, 2017

Sleek Diaper Cream - Perlindungan Alami pada Bayi

Sebagai seorang Ibu, rasa-rasanya hidup kita tidak akan pernah jauh dari kalimat kuatir dan takut. Entah itu Ibu beranak 1, 2, 3 ataupun lebih, mau pengalaman atau tidak, pasti dipikiran para Ibu tersimpan banyaak banget kekuatiran dari yang kecil sampai hal-hal yang besar.

Kekuatiran terutama sih sudah pasti tentang anak. Apakah yang Ibu lakukan sudah cukup, apakah sudah baik, apakah sudah pantas, apakah sudah sesuai dengan aturan (yang mana aturan itu sendiri masih blur apalagi untuk Ibu-ibu yang suka baperan).

Dan ketakutan? Yah, pasti adalah ketakutan besar macam, apakah anak sudah dapat pendidikan yang mumpuni, anak sudah menerima gizi yang berimbang, anak sudah terstimulasi dengan baik...deelel deelel.

Mungkin semua keterangan yang dijabarkan diatas adalah kekuatiran dan ketakutan yang skalanya cukup besar yaa. Dan gimana dengan kekuatiran sepele, macam; apakah tempat makannya bersih, apakah alat-alat yang dipakai hygienis dan untuk Ibu-ibu yang punya bayi adalah; apakah produk-produk yang ada dipasaran itu cocok dikulit anak bayi  saya yang notabene sensitif?

Yups, mau anak sudah besar ataupun baru lahir, kadang Ibu harus dihadapkan dengan kenyataan bahwa suka ndak suka, pilihan itu ada ditangannya. Dari pakaian, popok, mainan serta toiletries nya.



Berhubung saya punya toddler berumur 2.5 tahun ples new born baby yang berumur 3bulan. Mau ga mau akan sering tuh dealing dengan pilihan trial and error. Iyaa, macam milih popok deh, yang cocok di kakaknya belum tentu cocok di adiknya. Sabun mandi, di kakaknya bikin halus, taunya di adiknya malah beruntusan. Alhasil salah satu pasti akan ada yang dikorbankan, dan itu udah pasti kulit si anak/bayi.

Dari dulu kita semua udah tau lah yaa, yang namanya popok sekali pakai itu super duper praktis dan life-safer banget buat Ibu-Ibu yang ngurus semua-muanya sendiri. Tapiii, ada tapinya nih, namanya juga popok instant, mau dibilang bahannya aman dan nyaman juga, tetep aja ada lapisan sintetisnya. Dan itu yang seriiing banget beresiko terhadap kulit bayi/anak kita.

Bayangkan aja dalam sehari kita bisa ganti popok 6-7 kali dan dikali seminggu, sebulan dan seperti anak pertama saya, dikali 2.5tahun? Jadi kebayang juga kan betapa seringnya kulit mereka bersinggungan dengan bahan sintetis itu yang ujung-ujungnya pasti bikin ruam, merah-merah dan bikin si anak crancky.

Alhamdulillah, sekitar seminggu yang lalu, saya dapat undangan dari Sleek Indonesia untuk datang ke acara talkshow mereka yang diadakan di Balai Kartini / Kartika Expo. Ikut hadir dalam event tersebut narsum dr. Lula Kamal, Danesya pemilik IG Productive Mamas dan Meliana Widodo, Group Brand Manager Sleek.



Dalam talkshow tersebut, saya dapat banyak sekali ilmu tentang penyebab ruam dan cara pencegahannya. Jadi memang selama ini saya sendiri sadar sering salah kaprah dalam pemakaian cream ruam untuk bayi saya. Dimana Sleek menjelaskan bahwa sebaiknya justru cream atau lotion itu dipakai setiap kita ganti popok baby kita. Karena mereka memang berfungsi sebagai lapisan pelindung yang akhirnya akan otomatis mencegah bakteri timbul akibat pembuangan urine or feses baby.

Sleek Diaper Cream adalah produk terbaru mereka yang telah teruji secara klinis dapat mencegah ruam popok pada bayi. Mengandung Natural Anti-Irritant, Moisturizer dan Antibacterial, serta memiliki pH 5.5 yang lagi-lagi telah teruji secara dermatology dan hypoallergenic sesuai banget untuk kulit bayi, even yang baru lahir sekalipun.



Setelah pemakaian selama seminggu lebih dan ditiap ganti popok, jujur aja saya happy banget. Formulanya super duper ringan, gak lengket, gak white cast dan yang pasti cepat meresap. Wanginya enak dan lembut dan terutama, kulit bayi juga jadi haluuuuuuss setelah memakai cream ini.



Having said all that, I am glad to be able to attend such an eye-opening event like that. Dapat pengetahuan baru, diberi kesempatan untuk pakai produk luar biasa bagus (im saying this for real) dan terutama juga bisa jadi bagian dari Ibu-Ibu yang sedikit banyak sudah berkurang kuatirnya. Thanks to Sleek Diaper Cream for sure! :)

Tuesday, May 2, 2017

Where have you been?

Where have you been life?
A simple, easy breezy and no fuss life...

Where have you been life?
A life that only "what I should eat for lunch?" be my most important thing to think of every single day...
Or what blazer to wear for today?

Where have you been life?
A life that I ccouldsleep super late in the evening during the weekend and woke up super late during the day too...
Or having a super late bfast, lunch and dinner without concerning others.

Where have you been life?
A life when all i can think of is the well being of my parents, my family, my work, my self and my happiness...
Or sometimes others who on need.

Well, luckily that life is always here, right next to you and always accompanying you everywhere and anywhere.

Nothing really gone actually, it's just changed to something even better, much, much better. And for that, I thank you.

Edisi posting tengah malam wlopun mata sepet -____-

Judulnya sih "No Excuses"

Jelas sejelas-jelasnya bahwa saya, tidak bisa pakai alasan apapun dan ngeles karena sudah hiatus selama hampir 5 bulan ini...booo, 5 bulaan loooh...kalo anak bayi, sebulan lagi udah mulai mpasi ituh (maklum, becandaan emak2 nubie, segala sesuatunya dihubung-hubungkan ke baby :p).

So yes, selama 5 bulan itu, emang Anggie ngapain ajaa? Anggie ngapain? yang pasti di bulan April Anggie udah rempong bin repot bin recet ngurusin Mpasinya Piasya. Kenapa gitu aja koq repot? Iya repotlah, wong Anggie gak bisa masak, boro2 menghasilkan sesuatu, ke dapurnya aja OGAH, kenapa Ogah? karena Anggie trauma berat sama dapur, pokoknya duluuuu setiap main ke dapur, pasti keluar2 sambil meringis dan berdarah2 (barbar amat?!) Laaah tapi emang bener. Anggie trauma ke dapur karena pasti deh ada aja kejadian yang ketiban ulekan lah, keiris pisau lah, kecipratan minyak panaslah, kegerut parutan lah..pokoknya Anggie pasti babak belur tiap ke dapur. Thus ever since Anggie trauma sama dapur dan fixed gak perduli apakah Anggie bisa masak or no. Untiiillllllll.....came Piasya into my world! one tiny creature that has changed my world upside down and up again :D

Anggie yang tadinya say NO to dapur sekarang donk, ciee ciee, udah mulai pelan2 belajar masak, ngupas2 kentang, ngiris2 bawang dan bersih2in daging, semuanya demi satu misi mempersiapkan Mpasi Piasya sebaik2nya sendiri (emak idealis).

Dan berawal dari situ juga lah, Anggie yang gak bsa masak sama sekali blast ini tetiba jadi kesambet setan rajin belanja sayur2an, daging2an, buah2an dan bumbu2an. It was a hella big achievement.  Until one day, Anggie juga latah mau coba2 bikin puding dan liat2 resep kue. And from there, the curiosity began to advance...Anggie mulai iseng belajar baking, mulai dari bikin pancake yang hasilnya malah kaya martabak gepeng dan gak ada fluffy2nya samsek, sampai dengan bikin lava cake yang berubah jadi kue coklat karena terlalu lama ngukusnya. Did it make me giving up? Oh the hell no! Anggie malah makin penasaran utk coba terus...and thanks to my persistence, perseverence and ngotot nyerempet2 nekad...penasaran itu akhirnya berujung menghasilkan.

How come? Ill tell more on my next post :)

PS: MY GOD...MY GOD...MY GOD
post ini ternyata udh ada di draft dari tahun 2015 ketika lagi riweh2nya jadi ibu baru yang rempes ngurusin mpasi Piasya. Padahaaal nih yaa, semangat nulis dan cerita ttg perjalanan mpasi Pi itu besar bgt (dulu) tpi karena satu dan lain hal...terabaikan begitu aja!

Dan sekarang? Pi nya udh gak mpasi lagi (yaeyalah, udh 2.5th lebih menurut ngana?!) Tapiiiiiii...ada Pascale yg dalam waktu 3bln kedepan mungkin akan bisa jadi bahan tulisannya mommy yg sempet ketunda dulu. Hhhmm...wait wait? Who is Pascale? Its Piasya's lil sister dooonk #winkwink

You see, theres plenty of things can happen in a day, and me, in more than 2 years hiatus is NEW LIFE, NEW BABY AND NEW TITLE AS A MOM OF TWO ADORABLE BABY GIRL :)

Thursday, March 19, 2015

Senyum Pagi Bayi no. 1 di Indonesia Bersama Pampers dan Mommies Daily

Hola everybody, hope semuanya baik2 ajaah...

Anyway, mau curhat sedikit nih...ternyata being a new mom is surely is delightful yaa, well, selain bagian begadang dan rempong ganti popoknya, selebihnya ya menyenangkan. Terutama sih perasaan masih ndak percaya kalo anak bayi lucu itu bener2 anak sendiri (ya masa anak orang!). 

Naah, seperti yang pernah saya ceritakan sebelumnya, starting last January, gw sudah bener2 full, total, abis2an (apa sehh) memutuskan untuk menjadi SAHM alias Stay at Home Mom aka Ibu Rumah Tangga. Alesannya? Buanyak...salah satunya sih karena sampe akhir cuti kerja, gw belum juga menemukan orang yang bisa bantu jagain si Jemblim. Maunya sih nyokap aja yang megang, tapi beliau sudah lumayan berumur, gw ndak bakalan tega lah nyusahain nyokap lagi (lain soal kalo cuma untuk ngemong2 aja yaa). So long story short, akhirnya Piasya total gw yang urus. 

Trus kan yaa namanya juga new mommy, pasti banyak gak ngertinya donk, apalagi menyangkut urusan merawat bayi dengan baik dan benar. Selama ini sih, gw selalu merasa apa yang gw lakukan sudah in the right track. Sampaiii pada saat dimana urusan pola tidur bayi yang membingungkan itu mulai mengusik pikiran gw.

Yes, perkara tidur bayi yang baik itu berapa lama? mesti tidur pada jam berapa? kondisi tidur yang baik itu gimana? dan apakah si bayi tidurnya nyenyak atau tidak? ternyata membawa banyak pertanyaan ke orang tua, well khususnya ya ke gw yang notabene menghabiskan waktunya paling banyak buat Piasya.

But untungnya, ditengah2 kebingungan perkara pola tidur bayi yang baik itu gimana, tiba2 aja gw menerima undangan dari Mommies Daily ke acara "Bloggers Gathering Senyum Pagi Bayi No. 1 di Indonesia" yang diadakan oleh Pampers di Hotel Pullman Thamrin, Jakarta. Kamis sore 12 Maret 2015. Acara ini adalah merupakan rangkaian kampanye launching produk Pampers Baby Dry Pants terbaru sekaligus  kampanye pengenalan mengenai pengaruh tidur yang baik terhadap bayi.

Ibarat pucuk dicinta, ulam tiba, tanpa mikir panjang lagi, langsung donk gw OKin. Padahaal nih yaaa, sempet ragu2 juga mau pergi bawa2 Piasya, secara kita kan gada nanny. Tapi kalo ditinggal juga ndak mungkin. So modal PD, gw kekeuh bawa Piasya dengan ekspektasi emak2 lain juga akan bawa baby2nya...pasti bakalan seru deeh :p

Eeh ternyata pas sampai sana, hanya gw aja yg bawa bayi kicik, selain itu ada juga sih 2 blogger lain yang bawa bayinya, tapi umurnya lebih besar dibandingin Piasya. Tapi alhamdulillah, selama acaranya berlangsung, Piasya anteeng aja tuh (plus banyak juga yg baik hati gantian gendong dia :D) and that, thanks to keputusan gw untuk pakein Pampers ke Piasya, dia jadi nyaman and ndak cranky.

Okaay, back to topics! 

So diacara ini, selain membahas tentang arti pentingnya pola tidur yang baik untuk bayi, juga membahas betapa simple thing like diapers can actually change our life, well, mommies life to be exact!

Caranya?

Jadi, diawal acara yang dipandu oleh MC cantik nan kondang nan lucu nan menarik nan lagi flu nan sebel karena ndak bisa gendong Piasya (gada korelasinya Gie!, okeh abaikan!) itu, kita diberitahu bahwa ternyata tidur itu memegang peranan yang sangat penting terhadap pertumbuhan optimal bayi dan anak2, karena ketika tidur itulah hormon2 yang merangsang pertumbuhan dikeluarkan.

Pembicara saat itu dr. Rini Sekartini, yang merupakan dokter anak konsultan tumbuh kembang, menjelaskan sejelas-jelasnya beberapa faktor penting yang dapat mempengaruhi pola tidur bayi, diantaranya adalah faktor external seperti suhu kamar, kondisi kamar, suara bising dan yang paling utama, kondisi popok yang basah dan tidak nyaman. Dan faktor internalnya seperti, suhu tubuh bayi misalkan sakit, demam/panas atau kelelahan.

Untuk memungkinkan pemaksimalan proses kerja hormon pertumbuhan, kedua faktor external dan internal tersebut harus benar2 dijaga. Nah salah satu hal yang bisa kita lakukan untuk memastikan proses tidur bayi tidak terganggu, adalah dengan memilih popok yang baik. Yang dimaksud dengan popok yang baik jelas popok yang bisa bikin bayi kita nyaman tidurnya sepanjang malam sehingga dapat bangun dengan ceria keesokan paginya.








Based on that facts and explanations, Pampers yang merupakan merek popok dengan penjualan no. 1 di dunia menciptakan produk baru mereka yang diberi nama Pampers New Baby Dry Pants.  Popok ini adalah popok dengan innovasi terbaru yang dapat menjamin tidur bayi nyenyak selama 12 jam sepanjang malam tanpa kuatir bayi akan bangun karena popok basah.

Dan itu semua karena keunggulan2 berikut ini;

1. Teknologi Super Gelnya yang dapat menyerap 13x basahan dengan super cepat, sehingga gak perlu takut popok akan bocor.

2. Lapisan pelapis popok yang super kering sehingga bayi merasa nyaman sepanjang malam.

3. Bahan popok yang berpori dan karet pinggang elastis yang tidak membuat bayi sesak karena dibentuk menyesuaikan kembang kempis perut bayi.

4. Kandungan lotion Aloe Vera yang dapat melembabkan kulit bayi, khususnya bayi yang berkulit sensitif.

5. Model popok berbentuk celana, praktis, ringkas dan mudah digunakan.

6. Design popok yang menarik dengan print motif kartun binatang yang lucu.



Dengan segala kelebihan Pampers New Baby Dry Pants tersebut, wajar donk kalo mereka bisa menjamin bayi kita akan tidur dengan nyenyak. Dan untuk lebih meyakinkannya lagi, Pampers pun mengadakan demo untuk membuktikan betapa hebatnya popok dengan innovasi terbaru ini. Hasilnyaa...bener2 nyata! Kita bisa lihat dengan mata kepala kita sendiri betapa Pampers dapat menyerap semua cairan itu dengan cepat, dan ketika ditempelin dengan tissue, permukaannya bener2 kering ring, jauuuuh beda dengan popok satunya lagi.





Nah sebelum demo dimulai, MC beserta Mba Febrina Herlambang selaku Communication Manager P&G mengundang 2 Pampers Brand Ambassador yang cantik2, yaitu Donna Agnesia dan Artika Sari Devi untuk menceritakan pengalamannya menggunakan Pampers Baby Dry Pants terbaru. Seperti yang kita ketahui, public figure seperti mereka, dengan segala kesibukannya, pastinya perlu istirahat dan terbangun dengan ceria donk sebelum memulai aktifitasnya yang super padat itu. Naah, dengan menggunakan Pampers Baby Dry Pants ke baby mereka, kekuatiran kurang tidur karena bayi terbangun ditengah malampun dapat dihindari, so mereka pun bisa bangun dengan happy.

Dan ini bukan hanya omong kosong saja loh, Pampers bisa memberikan jaminan karena sebelumnya mereka, melalui Majalah Pengasuhan Anak sudah mengadakan survei terhadap lebih dari 4000 koresponden dan 98% nya setuju jika bayi mereka tidur nyenyak dimalam hari, bayi mereka akan bangun lebih ceria dipagi harinya...alhasil Mommy dan Daddy nya pun akan ikutan happy.


Dipenghujung acara (yang terasa singkat banget itu) lagi2 kita dibikin happy dengan informasi mengenai lomba foto bayi senyum Indonesia yang akan diadakan pada tanggal 15 Maret sd 25 April 2015. Hadiahnya luar biasa menggiurkan looh, karena nanti akan dipilih 100 bayi beruntung yang fotonya akan ditampilkan di billboard terbesar di Indonesia yaitu di Mall Taman Anggrek pada tanggal 7 Mei 2015 sertaaaa bisa ikutan private party dengan 2 Brand Ambassadornya Pampers juga.

Caranya adalah dengan mengirimkan foto senyum ceria bayi kita yang bangun dipagi hari ke LINK INI 

Kesempatan baik seperti ini rugi donk kalo ndak dimanfaatin :D sooo, mari cuus Ibu2, siapin kamera hapenya trus stand by deh deket bayi kita pas mereka bangun dan siap2 disambut dengan senyum cerianya karena pakai Pampers New Baby Dry Pants and jepreet :))))
Thanks again to #MommiesDaily for inviting me to this eye-opening #PampersMorningSmile event.

Sunday, February 8, 2015

Perjuangan Menyusui

Masih dalam keadaan terserang baby blues, gw pun dihadapi lagi dengan kenyataan "menyusui itu ndak gampang, Jendral!" Yeessss, para mommy2 keceh diluar sana. Menyusui itu tidak semudah membuka BeHa dan leeep, dihisep gitu aja sama si Baby.

Kenapa saya bilang begitu?! Karena klo memang menyusui mudah, gak bakalan ada yang namanya istilah nipple crack, puting nyeri, berdarah, bernanah, mastitis, payudara bengkak dan keras seperti batu, etc etc. Dan yang lebih pastinya lagi, klo menyusui mudah, gak bakalan mungkin jauh2 hari sebelum kita melahirkan kita sudah diminta untuk cari info tentang seminar menyusui, cara menyusui yang baik, posisi latch on yang benar, klinik laktasi mana yang bagus, etc etc. 

Segitu trickynya menyusui, hampir dapat dipastikan semua ibu2 baru pernah mengalami masa2 putus asa dan menyerah when it comes to nursing the baby.

Begitupun dengan aku. 

Beberapa hari pertama or khususnya ketika pertama kali IMD which is Inisiasi Menyusui Dini ketika baby baru lahir dan menyusu langsung ke kita, seketika itu juga ada rasa yang luar biasa that no words can describe how amazing that feeling was. Mungkin karena rasa amazed, terharu, senang, kaget, geli2 aneh tapi oooh super nikmat (jangan ngeres yeee!) kita gak bakalan pernah menyangka kalo menyusui akan susah. Pendek kata, masa iya tinggal sodorin mulut bayi ke tetikadi aja repot?!!

Tapi, ekeh ketula banget deh. Selang beberapa hari, rasa geli2 nikmatnya mulai berubah kerasa nyeri2 nagih, trus beberapa hari kemudiannya, rasa nyeri2 nagih itu mulai jadi perih2 bikin meringis dan puncak horornya adalah ketika rasa perih2 meringis itu mulai ndak santai dan memgeluarkan darah! Yes, si baby imut nan lucu menggemaskan yang jelas2 gada giginya itu bener2 can turned into a momster when it comes to menyusu. 

Segitu horornya mommies dan ternyata, ini ndak terjadi ke satu, dua, tiga or even empat mommy, tapi afaik, almost every new mom mengalaminya. Ndak usah deh ibu baru, lah wong ada ibu2 anak 4 aja curhat nipple dia luka. It seems that nipple crack dan sejenisnya udah tantangan default yang akan dialami oleh para ibu2 menyusui aka busui. 

Pun begitu dengan aku.

Karena tingkat kepedean dan menyepelekan yang besar, selama hamil gw ndak penah sekalipun attend seminar busui dan sebangsanya. Dan parahnya lagi, di RS gw melahirkan pun tidak ada klinik laktasi yang mengajarkan cara2 menyusui yang benar. Thus, proses gw menyusui Piasya purely based on insting. 

Tapi karena itulah gw salah dan akhirnya mesti menjalani hari2 penuh dengan ketakutan setiap Piasya bangun dan mau nyusu. Rasa sakitnya bener2 gak ketahanan, terutama pas ngeliat nipple kita jadi kebelah dan berdarah. Gw bahkan perlu waktu lebih dari 10menut untuk nyiapin air hangat, kompres, pijat2 tetikadi, handuk kering buat digigit nanti (no, ini ndak lebay koq, this is for real) dan akhirnya tarik nafas panjang2 sambil masang muka ketakutan tiap Piasya mau nyusu. Dan ini bahkan terjadi walopun Anaknya udah nangis kejer2. 

Honestly gw almost gave up, tapi alhamdulillah BBP selalu berhasil meng-encourage gw untuk sabar dan berdoa semoga semua ini cepat berlalu...pleees, sambil ngeluarin kalimat ajian dia "tarik nafas dalam2, keluarin pelan2" -emangnya mauuu lahiraaan Mbuul!! 😔

Tapi selain sabar, cara gw mengatasi rasa sakit gak ketahanan sedangkan Piasya nyusunya tambah kuat adalah dengan keep on pumping. Yes, ada kalanya gw bener2 nyerah sama sakitnya dan akhirnya Piasya gw kasi asip dalam botol. Banyak yang bilang sebisa mungkin baby jgn dikasi botol karena nanti dia akan bingung puting. Jujur, gw pun sempet merasa takut kalo itu sampe terjadi ke Piasya, tapi gw cuma berdoa dan yakin bahwa ini solusi paling baik dan berharap Piasya ndak bingput. Bukan apa2, klo gw tetep maksain nyusu, yang ada gw malah  akan ngejoprak kesakitan dan gak bisa apa2. Pernah loh gw smpe panas tinggi dan berasa takut bgt sama Piasya. Naah, gw lebih milih ngasi asip sambil Bismillah. Toh no mommies are perfect, setidaknya yang Piasya minum tetap Asi dari pabriknya.

Dan Alhamdulillah Ya Allah, lama2 proses menyusui yang horor itu berubah jadi nagih. Terutama ketika kita denger suara bayi kita nyusu dengan semangatnya...Subhanallah, rasanya ajaib banget dan nikmaat.

Soo, kuncinya memang harus sabar, ingat bahwa bukan hanya kita aja yang mengalami kesakitan ini dan ingat juga, bahwa ada balasan luar biasa dari Allah SWT untuk perjuangan para ibu menyusui.

Semangaat yaa mommies2 😘
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...